Mulailah Dengan Kemauan
17 04 2008
00 : 07
Semenjak belajar di tingkat dasar, sudah sering semangat kitadipompa oleh kata-kata, "Dimana ada kemauan, disitu ada jalan".Yah...., kata-kata bijak itu tetap berlaku hingga saat sekarang ini,bahkan sepanjang perjalanan umat manusia diyakini akan tetap bisadijadikan pegangan.
Sejarah Bangsa Jepang merupakan sebuah contoh nyata. Betapa bangsakepulauan itu hancur berkeping-keping dalam perang dunia kedua, namunperkembangan setelah itu, sungguh bisa dibilang sangat menakjubkan.Sisa-sisa puing akibat bom atom yang meluluhlantakkan beberapa kota diJepang, seakan memompa kemauannya untuk bisa menyamai kemampuanteknologi sang adidaya. Hasilnya, seperti kita bisa saksikan saat ini,Jepang bisa muncul sebagai raksasa ekonomi dunia.
Keberhasilan Jepang itu, bisa dikatakan bersumber dari sebuah kemauankeras. Seperti yang kita ketahui, Jepang bukanlah negara yang kaya akansumber daya alam, sebagaimana Indonesia. Sehingga satu-satunya jalanuntuk maju, adalah kerja keras yang pantang menyerah.
Kemauan keras akan mendorong sebuah kerja keras untuk meraihnya.Sehingga, kemauan yang tidak mampu memicu kerja keras, bukanlah kemauanyang sesungguhnya. Istilah ekstrimnya, cara apapun akan dilakukan untukmeraih sebuah kemauan murni. Dan itu yang akan menjadi katalis pemacuadrenalin untuk bergolak menghasilkan sebuah kerja keras.
Anehnya, tatkala kemauan keras itu ada, maka segenap raga dan pikiranakan bahu membahu berusaha mewujudkannya. Posisi jiwa ada dalam alam'keterpaksaan', tidak ada jalan lain selain berusaha meraihnya. Denganitu, yang mustahil bisa menjadi hal yang biasa. Yang berat tidak akanterasa beratnya. Demikian seterusnya hingga kemauan itu tercapai. Kalaudibalik, bisa jadi keterpaksaan berubah wujud menjadi kemauan keras.
Di sebuah kesempatan, aku pernah ditantang oleh proyek yang aku ikuti,untuk menyelesaikan sebuah task, yang aku sama sekali awam dari segiknowledge tentang itu. Memang yang ada, sebuah kemauan keras untuk bisamenyelesaikannya. Pulang kantor singgah di toko buku, mencari buku yangkira-kira bisa dijadikan referensi. Di rumah, niat untuk menggalipengetahuan di seputar itu semakin membesar. Kalau mau jujur, kemauanitu berasal dari kekhawatiran tidak bisa menyelesaikan task itu tepatwaktu. Stress pun datang menyerang dikarenakan waktu yang semakinterbatas. Tidur pun jadi kurang napsu, yang teringat bagaimana bisamenyelesaikannya tepat waktu. Dan ujung-ujungnya taks tersebut bisaterselesaikan tepat waktu. Yang ada, sebuah senyum kepuasan yang tidakbisa dilampiaskan dengan kata-kata, berkat sebuah kemauan berhasiltercapai.
Di bidang IT, ilmu terus berkembang. Ilmu lalu, sudah tidak bisa lagidiaplikasikan saat ini, ilmu hari ini, sudah seperti kadaluarsa bilawaktu bergeser ke hari esok. Dan itu sangat menuntut sebuah kerja kerasuntuk selalu belajar, belajar, dan terus belajar. Hanya kemauan untuktidak tertinggal oleh kemajuan teknologi, yang bisa menghasilkan sebuahkerja keras. Tanpa itu, jiwa raga akan dengan gampang merasa letih,lalu merasa masa bodoh tanpa sebuah usaha keras. Jiwa akan jadi kerdil,semangat mengerucut, lalu yang ada adalah sebuah usaha mencara alasanpembenaran akan kegagalan sendiri.
Kemauan keras tidak pernah patah semangat. Usaha mencari alasanpembenaran bukanlah buah dari sebuah kemauan. Daripada menghabiskanwaktu dan energi untuk mencari berbagai alasan pembenaran, lebih baikdiarahkan kepada usaha mencari solusi penyelesaian. Seperti itulah cirikhas sebuah kemauan keras.
Dan seperti sudah diungkit di awal, bahwa sebuah kemauan pasti punyacelah untuk bisa ditunaikan, sesusah apapun itu. keyakinan akan bisatercapainya sebuah kemauan juga menjadi sebuah variable utama sebuahusaha dan kerja keras. Dan yang pasti, tidak akan ada usaha yangsia-sia. Akhirnya, satu kunci penting, bahwa yang pertama, tanamkankemauan itu, karena tanpa itu, kerja keras untuk mewujudkannya kadangmenghadapi gangguan yang akhirnya, pasrah dan menyerah di tengah jalan.Artinya, punyailah kemauan itu.
Sejarah Bangsa Jepang merupakan sebuah contoh nyata. Betapa bangsakepulauan itu hancur berkeping-keping dalam perang dunia kedua, namunperkembangan setelah itu, sungguh bisa dibilang sangat menakjubkan.Sisa-sisa puing akibat bom atom yang meluluhlantakkan beberapa kota diJepang, seakan memompa kemauannya untuk bisa menyamai kemampuanteknologi sang adidaya. Hasilnya, seperti kita bisa saksikan saat ini,Jepang bisa muncul sebagai raksasa ekonomi dunia.
Keberhasilan Jepang itu, bisa dikatakan bersumber dari sebuah kemauankeras. Seperti yang kita ketahui, Jepang bukanlah negara yang kaya akansumber daya alam, sebagaimana Indonesia. Sehingga satu-satunya jalanuntuk maju, adalah kerja keras yang pantang menyerah.
Kemauan keras akan mendorong sebuah kerja keras untuk meraihnya.Sehingga, kemauan yang tidak mampu memicu kerja keras, bukanlah kemauanyang sesungguhnya. Istilah ekstrimnya, cara apapun akan dilakukan untukmeraih sebuah kemauan murni. Dan itu yang akan menjadi katalis pemacuadrenalin untuk bergolak menghasilkan sebuah kerja keras.
Anehnya, tatkala kemauan keras itu ada, maka segenap raga dan pikiranakan bahu membahu berusaha mewujudkannya. Posisi jiwa ada dalam alam'keterpaksaan', tidak ada jalan lain selain berusaha meraihnya. Denganitu, yang mustahil bisa menjadi hal yang biasa. Yang berat tidak akanterasa beratnya. Demikian seterusnya hingga kemauan itu tercapai. Kalaudibalik, bisa jadi keterpaksaan berubah wujud menjadi kemauan keras.
Di sebuah kesempatan, aku pernah ditantang oleh proyek yang aku ikuti,untuk menyelesaikan sebuah task, yang aku sama sekali awam dari segiknowledge tentang itu. Memang yang ada, sebuah kemauan keras untuk bisamenyelesaikannya. Pulang kantor singgah di toko buku, mencari buku yangkira-kira bisa dijadikan referensi. Di rumah, niat untuk menggalipengetahuan di seputar itu semakin membesar. Kalau mau jujur, kemauanitu berasal dari kekhawatiran tidak bisa menyelesaikan task itu tepatwaktu. Stress pun datang menyerang dikarenakan waktu yang semakinterbatas. Tidur pun jadi kurang napsu, yang teringat bagaimana bisamenyelesaikannya tepat waktu. Dan ujung-ujungnya taks tersebut bisaterselesaikan tepat waktu. Yang ada, sebuah senyum kepuasan yang tidakbisa dilampiaskan dengan kata-kata, berkat sebuah kemauan berhasiltercapai.
Di bidang IT, ilmu terus berkembang. Ilmu lalu, sudah tidak bisa lagidiaplikasikan saat ini, ilmu hari ini, sudah seperti kadaluarsa bilawaktu bergeser ke hari esok. Dan itu sangat menuntut sebuah kerja kerasuntuk selalu belajar, belajar, dan terus belajar. Hanya kemauan untuktidak tertinggal oleh kemajuan teknologi, yang bisa menghasilkan sebuahkerja keras. Tanpa itu, jiwa raga akan dengan gampang merasa letih,lalu merasa masa bodoh tanpa sebuah usaha keras. Jiwa akan jadi kerdil,semangat mengerucut, lalu yang ada adalah sebuah usaha mencara alasanpembenaran akan kegagalan sendiri.
Kemauan keras tidak pernah patah semangat. Usaha mencari alasanpembenaran bukanlah buah dari sebuah kemauan. Daripada menghabiskanwaktu dan energi untuk mencari berbagai alasan pembenaran, lebih baikdiarahkan kepada usaha mencari solusi penyelesaian. Seperti itulah cirikhas sebuah kemauan keras.
Dan seperti sudah diungkit di awal, bahwa sebuah kemauan pasti punyacelah untuk bisa ditunaikan, sesusah apapun itu. keyakinan akan bisatercapainya sebuah kemauan juga menjadi sebuah variable utama sebuahusaha dan kerja keras. Dan yang pasti, tidak akan ada usaha yangsia-sia. Akhirnya, satu kunci penting, bahwa yang pertama, tanamkankemauan itu, karena tanpa itu, kerja keras untuk mewujudkannya kadangmenghadapi gangguan yang akhirnya, pasrah dan menyerah di tengah jalan.Artinya, punyailah kemauan itu.
Track Back : http://manage.catatanku.com/tb.cgi/44_847_2008_04
Komentar
assalamualikum,
Setujuuu pak, hrs bdoa, berkemauan, berusaha, dan semangat. Dan yg plg penting bersabar ketika mhadapinya..(duileee..)
-sha yg pusink belajar juga..:D-
Setujuuu pak, hrs bdoa, berkemauan, berusaha, dan semangat. Dan yg plg penting bersabar ketika mhadapinya..(duileee..)
-sha yg pusink belajar juga..:D-
Re: Mulailah Dengan Kemauan
Oleh lysha ( 18 April 2008 11:49:17 )
Oleh lysha ( 18 April 2008 11:49:17 )
iya dong,dengan adanya kemauan dalam usaha pasti semuanya akan berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan,,,,,,,,,
Hehehe..., makasih atas tambahannya smua yah. :)
Dalam dunia nyata, banyak sekali kita dapati orang melakoni sesuatu, bukan karena kemauan. Dan pasti hasilnya tidak akan maksimal. Simpel tapi aku yakin ini sangat bermakna, tp kadang disepelekan dalam dunia nyata.
Dalam dunia nyata, banyak sekali kita dapati orang melakoni sesuatu, bukan karena kemauan. Dan pasti hasilnya tidak akan maksimal. Simpel tapi aku yakin ini sangat bermakna, tp kadang disepelekan dalam dunia nyata.
Pak, ishouni gambarimasu :)
*hanya itu yang bisa diucapkan
*hanya itu yang bisa diucapkan