Saya pernah membaca tulisan singkat yang berjudul, "Jikankouritsu, 10bai up suru shuuchuuryokuno Maho". Magic dari sebuah konsentrasi, meningkatkan efektifitas penggunaan waktu sampai 10 kali lipat, demikian kira-kira arti judul tulisan tersebut.
Terkadang ada orang yang masih kurang pas dalam memahami hal terkait dengan kata-kata manajemen waktu. Ada yang menganggap, pemanfaatan waktu untuk aktifitas pekerjaan, adalah inti dari manajemen waktu tersebut. Artinya, bagaimana kita mengalokasikan waktu sebanyak mungkin untuk melaksanakan aktifitas pekerjaan. Anggapan ini bisa dibilang setengah benar dan juga setengah salah. Karena dalam anggapan tersebut, tidak memikirkan masalah densitas waktu yang dimaksud.
Anda pasti sering melihat individu yang kelihatan giat dan menghabiskan waktu yang relatif sangat banyak untuk bekerja, namun hasilnya, progress pekerjaannya sendiri tidak begitu menggembirakan. Sebaliknya, ada orang yang menggunakan waktu yang relatif jauh lebih sedikit, namun menghasilkan output pekerjaan yang jauh lebih banyak. Penyebab perbedaan itu ada pada densitas waktu yang digunakan masing-masing individu. Dan penentu densitas waktu itu sendiri, tidak lain adalah konsentrasi. Dari rangkaian kenyataan tersebut, muncul sebuah kesimpulan sementara bahwa orang yang bisa bekerja dengan efektif lebih dikarenakan kemampuannya berkonsentrasi terhadap aktifitas pekerjaan yang dilakoni.
Mengarahkan Konsentrasi
Siapapun bisa memaklumi, bahwa daya konsentrasi tiap individu pada dasarnya memang memiliki perbedaan. Namun pernah kah anda memperhatikan seorang anak kecil yang begitu berkonsentrasi terhadap sebuah permainan yang disukainya? Artinya, berusaha menyukai aktifitas pekerjaan, salah satu cara meningkatkan daya konsentrasi seseorang terhadap pekerjaannya. Itu sebuah gambaran nyata bahwa masih ada cara untuk mengarahkan daya konsentrasi agar lebih baik, dan bukan pasrah menerima itu sebagai nasib bawaan sejak lahir.
Satu lagi kenyataan, bahwa kondisi psikis sangat berpengaruh pada daya konsentrasi seseorang. Dalam dunia kerja, menurunannya konsentrasi seseorang kadang lebih banyak diakibatkan oleh kondisi psikis orang tersebut. Misalnya, punya masalah keluarga, kondisi kesehatan, ada masalah hubungan dengan teman kantor atau atasan. Hal tersebut merupakan faktor eksternal memburuknya daya konsentrasi seseorang. Artinya, agar kwalitas waktu anda dalam melakukan aktifitas pekerjaan bisa meningkat, salah satu caranya adalah menjaga kondisi kesehatan anda. Jaga hubungan harmonis dengan orang-orang sekeliling anda. Dan memang, orang yang bisa bekerja, kehidupan pribadinya pun cenderung lebih bermakna, lebih termanfaatkan dengan baik.
Intinya, agar aktifitas pekerjaan anda efektif, berkonsentrasilah. Dan agar bisa meningkatkan daya konsentrasi, sukailah pekerjaan anda, serta hilangkanlah faktor-faktor luar yang bisa mengurangi daya konsentrasi anda. Karena mau kemanapun, orang yang bisa maju adalah orang bisa bekerja, sedangkan kemampuan bekerja efektif, banyak dipengaruhi oleh konsentrasi tersebut.
biarkan konsentrasi membawa anda kedalam alam bawah sadar anda.. :)
mari terus bekerja..